[NONTON] Murder on the Orient Express (2017)

8:57 PM


Judul Film : Murder on the Orient Express
Produser : Ridley Scott, Mark Gordon, Simon Kinberg, Kenneth Brannagh, Judy Hofflund, Michael Schaefer
Sutradara : Kenneth Brannagh
Penulis Skenario : Michael Green, (berdasarkan novel) Agatha Christie
Aktor : Kenneth Brannagh, Penelope Cruz, Willem Dafoe, Judi Dench, Jhonny Depp, Josh Gad, Derek Jacobi, Leslie Odom, Jr., Michelle Pfeiffer, Daisy Ridley, Lucy Boynton, Sergei Polunin 
Tanggal Rilis : 10  November 2017 (di Amerika Serikat), 29 November 2017 (di Indonesia)
Durasi : 114  menit

Setelah memecahkan pencurian misterius di Yerusalem, detektif berkumis Belgia yang terkenal, Hercule Poirot (Kenneth Branagh), membutuhkan "penyeimbang" dalam hidupnya dengan liburan kecil, pada tahun 1934 Istanbul. Sebagai gantinya, Poirot segera menemukan dirinya di dalam Orient Express yang mewah dalam perjalanan ke Calais, berbagi kereta dengan berbagai macam pelancong kelas satu dan pembunuh tak kasat mata yang tidak diperhatikan di antara mereka. Ketika sebuah badai longsor tiba-tiba menghalangi jejak, menjebak penumpang di lokomotif, pembunuhan mengerikan seorang penumpang (Jhonny Depp) akan memaksa Poirot untuk memecahkan sebuah teka-teki di mana semua orang menjadi tersangka. Pada akhirnya, siapa yang bisa menjadi pembunuh?
***
Saya penggemar berat kisah-kisah fiksi detektif. Bermula dari serial anime Detektif Conan, lalu saya mengenal karakter rekaan Sir Arthur Conan Doyle dan Agatha Christie, Sherlock Holmes dan Hercule Poirot. Meski saya menikmati kedua kisah sleuth fiction dari dua penulis dari dua generasi yang berbeda ini (A Study in Scarlet, kisah pertama Sherlock Holmes dipublikasikan tiga tahun sebelum Agatha Christie lahir), saya merasa lebih Sherlockian. Saya menikmati sepak terjang Holmes yang impulsif, terutama setelah Robert Downey Jr. dan Benedict Cumberbatch memerankan detektif bohemian ini.

Just look how adorable he is!
Hercule Poirot menurut saya lebih bijak dibadingkan Holmes. Cukup akurat mengingat dalam sebagian besar ceritanya Sherlock digambarkan sebagai young lad sementara Poirot digambarkan sebagai middle aged man. Hal lain yang membedakan kedua detektif ini adalah kepribadiannya. Sebagian besar Sherlockian sepakat jika Holmes mengidap sindrom Asperger meski Steven Mofatt dan Mark Gatiss menampilkan Holmes sebagai high functioning sociopath (I'm high functioning sociopath, do your research!). Sementara Poirot jelas seorang obsesif-kompulsif yang terobsesi pada keseimbangan dalam segala hal, bahkan untuk hal sekecil ukuran telur dan posisi dasi.

Jadi ngelantur kemana-mana nih. Murder on the Orient Express adalah adaptasi dari novel Hercule Poirot yang berjudul sama. Ini adalah kali ketiga novel ini diangkat ke layar lebar setelah tahun 1974 dan 2001. Film ini bisa dikatakan bertabur bintang. Siapa yang tak kenal Jhonny Depp sang Kapten Jack Sparrow dari Pirates of the Caribbean. Suara Josh Gad yang mengisi karakter Olaf dari Frozen pun mungkin sudah tidak asing bagi kita. Bagi penikmat teater Broadway pun tentu sudah tak asing dengan Leslie Odom Jr. yang memerankan Aaron Burr (sir!) dari karya musikal besutan Lin Manuel Miranda, Hamilton: An American Musical (atau mungkin kalian tahu dari instastory saya yang sering pamer lagu-lagu musikal ini *lol*). Setidaknya ada dua pemenang Academy Award dan tiga nominee Academy Award yang menjadi pemeran utama film ini. So there's so much expectations on this movie adaptation and Kenneth nailed it.

In case you don't know, THIS is Hamilton
Mengingat kisah Hercule Poirot yang sudah banyak diketahui meski tak seterkenal Sherlock Holmes, film ini berfokus pada pengembangan karakter Poirot dan juga karakter-karakter utama lainnya. Namun untuk penonton awam macam saya yang belum kesampaian membaca novelnya masih bisa main tebak-tebakan kok. Boy! The plot twist! Tentu sangat sulit untuk menyamarkan petunjuk-petunuk yang mengarah pada pembunuhnya dalam setting ruang tertutup yang kecil selama proses syuting but they nailed it. Endingnya sangat mind-blowing, kecuali bagi yang sudah membaca novelnya.

Kabarnya sekuel dari film ini, Death on the Nile sedang dalam proses produksi. Novel Death on the Nile sendiri terbit tiga tahun setelah Murder on the Orient Express pada tahun 1937 dan diadaptasi menjadi film pada tahun 1978. So, looking forward for the remake!

You Might Also Like

1 jejak dari orang-orang baik hati

  1. Wah ad Penelope Cruz... aku suka aku suka...

    Sayang belum nonton ini :(

    BalasHapus

Merci de laisser un commentaire. S'il vous plaît revenir - Thank you for leaving a comment. Please come back