Senin, 12 Januari 2015

[BOOK REVIEW] The Great Gatsby - F. Scott Fitzgerald

Cover diambil dari Goodreads.com
Judul: The Great Gatsby
Penulis: F. Scott Fitzgerald, Sri Noor Verawaty (penerjemah)
Penerbit: Serambi
Tahun terbit: 2010
Jumlah halaman: 286 halaman
Format: Paperback
ISBN: 978-979-024-192-3

Inilah sebuah kisah abadi tentang rumitnya cinta dan uniknya pergaulan manusia antarkelas sosial dengan berbagai karakter yang tak kalah menarik

Nick, pendatang baru di New York. Dia dipercaya orang-orang di sekitarnya untuk menyimpan rahasia mereka. Daisy, meski bermulut pedas, ditaksir banyak laki-laki. Di balik itu, dia selalu berusaha keras menutupi sakit hati karena pengkhianatan suaminya. Tom, suami Daisy sekaligus teman kuliah Nick, lelaki berpendidikan tinggi, kaya, dan berperangai kasar.  Dia suka selingkuh, tapi tidak suka diselingkuhi. Jordan, perempuan muda yang cantik dan sinis. Dia berpacaran dengan Nick. Darinya, Nick mengetahui perselingkuhan yang dilakukan Daisy dan Tom dengan pasangan masing-masing.

Seperti planet-planet yang mengorbit matahari, dalam pesta-pesta mewah setiap malam Minggu, pergaulan mereka berpusat pada seorang 'lelaki misterius' bernama Jay Gatsby -- salah satu karakter paling legendaris dalam fiksi dunia. Dia muda, kaya raya, penuh pesona, tetapi diam-diam memendam sebuah cinta rahasia.

Novel legendaris ini merupakan potret kehidupan sosial masyarakatan New York  pada tahun 20-an. Setelah Perang  Dunia I, di sana bermunculan orang kaya baru yang menunjukkan lunturnya nilai sosial dan moral dalam sinisme, keserakahan, dan pemenuhan hasrat akan kesenangan duniawi.

***

Egois. Mungkin ini kata yang tepat menurut saya untuk menggambarkan tokoh-tokoh sentral dalam novel ini. Gatsby egois karena berusaha mendapatkan Daisy kembali walaupun Daisy sudah menikah. Tom egois karena tidak mau diselingkuhi Daisy sementara dia sendiri berselingkuh dengan wanita lain. Daisy egois,  karena membalas perselingkuhan Tom dengan perselingkuhan. Nick dan Jordan egois, karena alih-alih menjadi teman yang baik dan menasehati temannya tentang institusi perkawinan, mereka malah diam dan seolah mendukung perselingkuhan yang dilakukan masing-masing temannya.

The Great Gatsby adalah novel fiksi klasik pertama yang saya baca, jadi butuh waktu agak sedikit lama untuk menyelesaikan novel ini. Dan akhirnya saya berhasil menyelesaikan novel ini dengan kerutan di kening.

Jujur, dalam bayangan awal saya, alur ceritanya bakalan mirip-mirip dengan film The Cassanova. Tapi ternyata seratus delapan puluh derajat berbeda. Kira-kira begini, ada lima orang yang saling berteman (dan bertetangga), tiga di antaranya terlibat perselingkuhan, dua orang lainnya mengetahui skandal mereka tapi memilih untuk bungkam, dan akibatnya salah satu dari mereka tewas. End of story.

Gaya penulisan  novel ini mengingatkan saya dengan Sherlock  Holmes. Nick sebagai narator menceritakan kisah Gatsby yang menjadi karakter utama novel ini, mirip dengan tokoh Watson yang menceritakan kisah Sherlock Holmes. Hanya beda genre saja.
"Saat kembali dari East musim gugur lalu, aku merasa bahwa aku ingin seluruh dunia ini berpakaian seragam dan berada dalam semacam pengawasan moral selamanya; aku tidak lagi menginginkan pesiar-pesiar liar dengan hak istimewa untuk melongok ke dalam hati manusia. Hanya Gatsby, lelaki yag namanya jadi judul buku ini, yang terbebas dari reaksiku -- Gatsby yang mewakili semua  hal yang telah kucemooh habis-habisan" - halaman 9
Mungkin karena saya tidak pernah baca novel klasik sebelumnya jadi saya rada-rada bingung memahami jalan ceritanya. Belum lagi dengan karakter-karakternya. 
"Saat Tom pergi meninggalkan ruangan lagi, Daisy berdiri lalu mendekati Gatsby, menarik wajanya dan mencium bibirnya" - halaman 178
See? Senekat-nekatnya orang selingkuh juga gak mungkin cipokan begitu pasangannya keluar ruangan kan?

Overall, saya suka tema yang diangkat Fitzgerald yang mengangkat kisah orang-orang Amerika pasca Perang Dunia I. I gave three stars on Goodreads.

dedicated to reading challenge

2 komentar:

  1. Ini novel lama? Dapetinnya gimana yah? Hehehe.

    BalasHapus
  2. Mbak gimana versi terjemahannya? Keren gak? Saya punya yang versi orsinil bahasa inggris, tapi pengen juga yang versi bahasa indonesia. Nice review :)

    BalasHapus

Merci de laisser un commentaire. S'il vous plaƮt revenir - Thank you for leaving a comment. Please come back