Jumat, 23 Januari 2015

[BOOK REVIEW] Sepotong Kata Maaf - Yunisa KD

Cover diambil dari web penulis
Judul: Sepotong Kata Maaf
Penulis: Yunisa KD
Penerbit: Grasindo
Tahun terbit: 2013
Tebal: 300 halaman
Format: Paperback
ISBN: 978-602-251-132-8

Ini adalah kisah nyata seorang gadis yang menolak untuk meminta maaf meskipun telah berulang kali diajukan permintaan resmi agar ia melakukannya. Dia meninggal 7 kali oleh pena seorang novelis. Itulah cara ringan untuk merangkum cerita ini.

Dalam dimensi yang berbeda, hidup memang seperti persamaan matematika: ada berbagai variabel  dan konstanta. Kematian seorang gadis bermoto "Maaf tampaknya adalah kata tersulit" itulah sang konstanta

***

On a wedding ceremony, there's a girl who seems to misbehave to the groom. The bride (and her entire family) get angry and ask the girl to apologize. Then the problem getting bigger because the girl did not (even eager) to apologize. At the end, the girl tragically died (in my opinion) before she gets sorry. Tragic

Terakhir kali saya menulis review seenak jidat adalah ketika saya menulis review Rapuh, yang mana diakui penulisnya bukan karya andalannya. Kalau penulis yang satu ini, well, nggak tahu lah ya. I don't even know there's an author named Yunisa KD before I got this book.

Dari review-review goodreaders kayaknya novel ini benar-benar kisah nyata ROM (Registration of Marriage--pencatatan sipil pernikahan Singapura) si penulis, pantas aja saya merasa novel ini penuh dengan aroma dendam kesumat. Jadi semacam pengen bikin list ala-ala reviewannya Rapuh kemaren deh. Saya mau minta maaf terlebih dahulu kalau kemudian tulisan ini mulai gak terkendali dan menyinggung penulis. Saya gamau dibunuh lewat pena *dikeplak*

Saya gamau bahas misediting lah ya, itu mah urusan editor. Saya bukan editor jadi gamau ngomentarin. Firstly saya mau bahas tentang tokoh dulu.
  1. Jeremy, yang di narasinya academically genius tapi malah dibilang goblok sama istri sendiri. Saya heran, si Jeremy mau-mau aja ya, dikatain goblok sama istri sendiri. Dimana-mana juga gak ada yang mau dikatain goblok =,=
  2. Dewi, yang di narasinya mengagung-agungkan adat ketimuran tapi sendirinya ngatain suaminya goblok. Ralat. Double goblok. Saya gak itung deh berapa kali si Dewi ini ngatain suaminya sendiri goblok, yang jelas berkali-kali. Kalau emang mau bikin tokoh Dewi ini sesuai adat ketimuran ya harusnya konsisten lah yaaaaa. Mangkel boleh, kesel boleh, marah boleh, tapi kalau ngatain suami sendiri goblok saya rasa that's a big no no.
  3. Lisa Hisman a.k.a Ganjen. Wajar lah ya perempuan kalau udah mangkel sama satu orang biasanya langsung ganti nama tu orang pake nama samaran lain. Dari narasinya sih digambarin kalau si Lisa Ganjen ini sejenis makhluk Tuhan yang muka tembok, muka badak, gak beretika, dan seterusnya, dan sebagainya. Intinya 100% antagonis, gak ada bagus-bagusnya. Ini nih, yang bikin aura dendam di novel ini berasa banget.
  4. Armand, yang menurut narasinya miserable banget jadi cowok. Sebelas dua belas lah ya sama Jeremy. Cuma bedanya Armand belom jadi suami orang dan kayaknya sih Armand ini lebih tegas dikit dibanding Jeremy. Dikit tapi.
  5. Roger  Danuarta, yang nongol di beberapa bab. Saya rada heran kenapa ini tokoh mendadak dangdut muncul. Kamsud eh  maksudnya apah? Engga perlu ada si Roger ini juga plotnya tetep nyambung kok. Malah karena ada tokoh ini saya malah ngerasa plotnya jadi aneh. Gak nyambung gitu. Kenapa gak dibuang aja ini tokoh? Mana nongolnya gak jelas pula kenapa bisa nongol *kemudian digaplok*
Lah, bahas satu sisi aja udah begini banyak ya ternyata. Oke. Secondly. Saya sih oke-oke aja sama plot time travel. Teorinya juga gak jauh beda sama yang sempat diterangin temen saya yang kebetulan jago fisika. Cuma eksekusi plotnya bikin bingung. Apalagi di beberapa bab sempat ada pertukaran point of view antara Jeremy sama Dewi. Mungkin maksudnya biar ceritanya lebih clear kali ya. Tapi buat saya itu mah boros kata. Konsisten di satu POV juga gak bikin plotnya rusak kok.

Selain itu saya ngerasa ada hole di sana sini. Terutama di bagian yang ada Rogernya. Gak dijelasin tuh kenapa si Roger ini bisa punya chip mesin waktu kayak Jeremy. Entah dia nyolong atau dia berasal dari masa di mana mesin waktu udah bisa dibeli di supermarket, gak jelas. Cuma Tuhan dan penulis yang tau.

Terakhir, saya (kalau bisa) pengen buang semua quote-quote gak penting yang bertebaran di novel ini. Ganggu bok! Kalaupun mau nyisipin quote saran saya nih ya ditulis pake bahasa Indonesia ajah, gausah pake bahasa Inggris segala. Boros kata kalau menurut saya mah. Gak ganggu plot juga kalau cuma pake bahasa Indonesia ajah.

Sebenernya banyak sih yang miss di novel ini. Tapi kalau saya bongkar semua entar pada gak mau baca. Kan kasian penulisnya wkwk. Udin lah ya segitu dulu. Aku kasih dua bintang di Goodreads. Thanks to the epilog yang lumayan menghibur.
"Kebenaran tetap benar, jahat tetap jahat. Mau dipikir seabad, faktanya tidak akan berubah. Berpikir saja tanpa bertindak, itu tidak ada gunanya" - halaman 105
dedicated to reading challenge

    

7 komentar:

  1. Berarti kayaknya dilihat dari review-mu ini, selling point novel ini ada di soal time travel sama ROM-nya yah.

    BalasHapus
  2. ebuset awin pedes aman review nya -_________-

    Kamu kayak nya bisa jadi editor deh win
    Sense nya lumayan bagus walaupun untuk urusan tokoh agak berlebihan haha

    BalasHapus
  3. Hihi, iya jangan terlalu 'kejam', yang nulis mungkin sudah berusaha sekeras mungkin ;)

    BalasHapus
  4. Hi!

    My name is Merrya, Account Executive of Lazada Indonesia Affiliate Program. I would like to introduce you to our newest and fast growing program, Lazada Affiliate.
    We are interested to make a partnership with your website regarding this program, for both of us would get a very good benefit upon this great partnership.

    Please contact me directly so then i can give you an explaination about this program.
    We're looking forward for your kind reply to this special a offering with your website


    Thanks,
    Merrya
    merrya.nawati@lazada.co.id
    (021)29490210 ext 1601 / 08111551335

    BalasHapus
  5. Really appreciate your inspiring blog <3

    xoxo
    http://singingthumbelina.blogspot.com

    BalasHapus

Merci de laisser un commentaire. S'il vous plaƮt revenir - Thank you for leaving a comment. Please come back