SEBUAH JURNAL: Karena Terkadang Kita pun Salah

10:41 AM

teruntuk seorang teman, dengarlah, dan ingatlah....

well, nobody's perfect

kalimat klise memang, tapi inilah fakta

karena sebenarnya tak ada yang sempurna di dunia ini. bahkan bumi pun berevolusi dalam bentuk elips, bukan lingkaran sempurna.

karena hanya yang Maha Satu lah yang sempurna, yang hakiki...

ini hanya lah sebuah kisah, kawan


aku takkan menyebutkan namanya. aku tak mau mempermalukannya.

tapi ambillah hikmah dari kejadian ini...

disuatu hari yang cukup cerah, aku dan beberapa rekan mengadakan rapat. rapat ini rutin dilakukan. bukan hanya untuk menjalin silaturahmi, tapi juga untuk mendiskusikan hal2 yang dirasa penting dan perlu.

semua berjalan biasa saja, dengan penuh canda dan tawa, dengan berbagai celetuk dan celoteh lucu, dengan berbagai ucapan konyol. semua nya terasa biasa saja, dengan senyum cerah, tawa renyah. benar benar biasa....

hingga akhirnya...

teman ku yang satu ini diminta untuk membacakan doa. entah mengapa, doa yang ia bacakan sangat panjang. aku dan beberapa teman pun tak kuasa menahan tawa, hingga akhirnya tawa tertahan melompat dari mulut kami. sungguh, aku merasa bersalah kala itu. aku pun merasa berdosa telah tertawa disaat seseorang membacakan doa. astaghfirullah, ampuni aku Rabb....

dan aku tak menyangka ia juga merasa bersalah (dan juga berdosa, sepertinya) kepada ku, dan juga rekan-rekan ku (sepertinya begitu). padahal aku bahkan telah melupakan kejadian itu. aku menganggapnya sebagai satu dari sekian banyak kenangan diantara aku dan rekan-rekan ku. sama sekali aku tak marah, kesal, atau apa pun lah yang ia rasakan. karena untuk apa? toh dia gak punya salah sama aku.

so, apa hikmah nya?

1. gak boleh tertawa saat orang membacakan doa (ampun ya Allah)
2. tidak semua kesalahan patut diberi hukuman. dan ini adalah salah satu contoh nya.
3. at least, gak ada yang sempurna. semua orang punya salah. sebaik2 apapun dia. pasti dia mempunyai kesalahan, sekecil apa pun itu. so, don't worry if you make a mistake. asal minta maaf dan minta ampun, serta nggak ngulangin nya lagi ^^

jadi, apa hikmah yang kau dapat kan?

You Might Also Like

0 jejak dari orang-orang baik hati

Merci de laisser un commentaire. S'il vous plaît revenir - Thank you for leaving a comment. Please come back